
MAGELANG — Pengurus dan warga PAC LDII Kelurahan Potrobangsan menggelar kegiatan silaturrahim bersama jajaran pemerintah kelurahan, ketua RW dan RT, serta aparat keamanan TNI-Polri, Kamis (25/1/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Baitul A’la, Kampung Tuguran, Kelurahan Potrobangsan ini bertujuan mempererat komunikasi dan kerja sama lintas elemen masyarakat dalam menjaga kerukunan serta kondusivitas lingkungan.
Ketua PAC LDII Potrobangsan, Solichin, mengatakan kegiatan silaturrahim tersebut menjadi wadah untuk memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus menyampaikan berbagai program pembinaan yang telah dijalankan LDII di tingkat kelurahan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap terjalin komunikasi yang semakin baik antara warga LDII dengan pemerintah kelurahan, RW, RT, serta aparat keamanan, sehingga dapat bersama-sama menjaga kerukunan dan ketertiban masyarakat,” kata Solichin.
Ia menambahkan, LDII berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembinaan keagamaan, pembentukan karakter generasi muda, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.


Sementara itu, Ketua RW 06 Kampung Tuguran, Indarto Budi Purwanto, mengapresiasi inisiatif PAC LDII Potrobangsan yang menggelar kegiatan silaturrahim bersama unsur pemerintah dan aparat keamanan. Menurut dia, komunikasi yang baik antarwarga dan pemangku kepentingan menjadi kunci terciptanya lingkungan yang aman dan harmonis.
“Kegiatan seperti ini penting untuk memperkuat kebersamaan dan saling pengertian antarwarga,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga menerima dua materi utama. Bhabinkamtibmas Kelurahan Potrobangsan, Aipda Mustofah, S.H., menyampaikan materi bertema Kenakalan Remaja. Ia menekankan pentingnya peran keluarga, tokoh agama, dan lingkungan dalam mencegah perilaku menyimpang di kalangan generasi muda.
Adapun Babinsa Kelurahan Potrobangsan, Sertu Yadi Widodo, menyampaikan materi Wawasan Kebangsaan. Ia mengajak masyarakat untuk terus menanamkan nilai persatuan, toleransi, dan cinta tanah air dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan silaturrahim ditutup dengan doa bersama, dengan harapan sinergi antara warga LDII, pemerintah kelurahan, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus terjalin demi terciptanya lingkungan yang rukun dan kondusif.
